Category Archives: Luhan

Love Rain

Standard

love rain

 

Love rain part one

annyeong. ini ff ke 2. semoga suka ya.. dont be silent please, comment^^!

 

Main Cast                            :  Oh Sehun

Jung Krystal

note                                      :   cast2 nya cuma pinjeman

PART 1

KRYSTAL POV

aku adalah anak tunggal. Orang tuaku adalah orang yang terbaik didunia ini.. kau tahu kenapa? Sebenarnya aku bukan anak kandung mereka,tetapi aku diasuh dan dirawat hingga sekarang ini. Mereka bertanggung jawab atas kebutuhan hidupku. Aku diadopsi. Aku diadopsi oleh mereka sejak umurku 5 tahun,dan sekarang umurku sudah 19 tahun. Di umurku yang belia dulu, aku sudah mengerti jika aku bukan anak kandung mereka. Tetapi mereka memberiku kasih sayang bagaikan anak kandungnya sendiri.

Aku diadopsi saat aku sedang bermain di panti asuhan. Saat itu, aku bermain dengan teman kecilku. Dulu, aku bernama Jung Soo Jung, tetapi sekarang aku dipanggil Krystal. Biasanya jika anak diadopsi itu namanya akan diubah lagi(author ngaco yaa).

Flashback

“hey, kita main apa hari ini ? kemarin sudah masak –masakan, sekarang mau tidak bermain petak umpet?” usulku

“aku mau kejar-kejaran saja soojung” usul temanku yang cadel

“hey cadel..sudah ikuti saja,,kalau kejar-kejaran,aku tidak ikut..itu melelahkan” bentak temanku bernama jinri

“yasudahlah terserah..yang penting kita mainaaann” balas sicadel,ia bernama oh sehun.

“anak-anak,chakkaman. Ada soojung tidak?” tanya ibu panti

“ne..aku disini omonim…ada apa”tanyaku polos

“kesini dulu nak… ada yang ingin omonim bicarakan..”

Aku pun mengikuti omonim. Diluar sedang hujan deras, aku berhenti sejenak didepan jendela kaca yang cukup besar. Kulihati tetes demi tetes air hujan yang aku tidak tahu dari mana asalnya (masih kecil ceritanya) . aku melihat ke atas, asal air hujan itu datang. Tiba-tiba ada sepasang wanita dan pria berdiri menyetarakan tubuhku. Aku sama sekali tidak mengenalnya.

“kalian siapa?” ucapku polos

“omonim..ada penculik!!” teriakku kencang

“anniyeo..anniyeo..haha kau lucu sekali ya.. kami ini orang tua baru kamua sayang” ucap wanita itu.

“eoh? Orang tua baru? Sirheo! Aku tidak mau ikut kalian.. kalian pasti berbohong.. kalian bukan orang tua baruku! Sana pergii” ucapku mendorong wanita dan pria tersebut. Bukannya marah, mereka malah tertawa.

‘apa yang salah denganku?’ tanyaku dalam hati. Tiba-tiba omonim datang

“soojung-ah, mereka orang tua barumu… omonim sudah membereskan pakaianmu, dan kau mulai hari ini sudah tidak tinggal di sini…” jelas omonim

“lalu..lalu..bagaimana dengan jinri,sehun,sohyun dan yang lainnya omonim?mereka ikut denganku kan?” tanyaku polos

“haaha tentu tidak sayang… hanya kau saja yang diadopsi…jadi mereka tidak ikut denganmu”

“adopsi apa omonim??”

“jadi kau tinggal di rumah orang tua barumu soojung-ah” terangnya lagi. Seketika aku langsung termenung.

“jinri-ah.. kau harus sering main kerumah orang tua baruku ya…kau juga sehun… “ ucapku terisak

“neee!” ucap jinri

“soojung, jangan lupakan aku ya? Aku yakin suatu saat kita semua akan dipertemukan lagi…aku yakin” ucap sehun sangat dewasa. Kemudian senyumku mengembang.

“kau janji?” tanyaku sambil mengulurkan jari kelingkingku

“ne yakksok”balasnya

Aku dan orang tua baruku pergi. Ku tengok kearah sehun,jinri dan sohyun hingga bayangan mereka hilang.
“soojung, sekarang panggil eomma dan appa ne?” ucap wanita yang akan kupanggil eomma itu

“ne, eomma ne, appa” ucapku sumringah

“anak pintar. Ohiya, sekarang, namamu kami rubah menjadi krystal,arrachi?”

“krystal..? nama yang bagus… johahae…hehe.. annyeong haseyo krystal imnida” ucapku polos dan eomma dan appa mulai tertawa melihat kelakuanku barusan.

14 tahun kemudian….

Hari ini aku akan pindah rumah. Aku sekarang berada di dalam mobil untuk siap pergi kerumah baru.

“Semua sudah siap…?”

“ne appa..kajja” ucapku.

 

Kami berangkat menuju rumah baru. Kali ini rumahku sedikit jauh dari sekolah. Tapi, appa telah menyuruh supir untuk mengantarku.

“krystal, nanti appa suruh supir untuk mengantarmu kesekolah dan menjemputnya.” Ucap appa.

“ne appa…terserah saja..aku naik sepeda saja tidak apa-apa…asal dibelikan haha” candaku

“anniyeo..eomma tidak setuju..” pekik eomma

“aku bercanda eomma hehe “ ucapku langsung memeluk eomma

‘bagaimanapun keadaanku sekarang aku tetap bersyukur karena mempunyai orangtua angkat yang sangat baik seperti mereka’ batinku

Akupun menyandarkan kepalaku di jendela mobil sambil melihat handphoneku. Aku melihat foto-foto yang ada di hapeku. Aku terhenti di satu foto. Foto itu berisi 4 orang anak kecil. Dan kutahu disana adalah aku dan teman-teman panti asuhan dulu. Ya, mereka adalah jinri,sohyun dan sehun. Kalian mungkin heran, kenapa hanya sehun seorang laki-laki? Karena saat ia ingin bergabung dengan anak laki-laki yang lain, ia dikucilkan karena ia cadel. Saat itu, sehun kecil sedang menangis disaat hujan. Dan aku dan jinri menemukannya. Masih teringat tangisannya di kepalaku. Dan mulai saat itu iasering bermain dengan kami.

Mengingat masa kecil memang tidak ada habisnya. Hingga aku tertidur dan layar masih menunjukkan foto tersebut.

Setelah sampai, aku langsung menuju kamar baruku. Karena semua barang sudah di pindahkan jauh-jauh hari sebelum kepindahan kami.  Dan aku masih memikirkan sahabat-sahabatku.

Flashback end

KRYSTAL POV END

SEHUN POV

Sekarang aku hidup bersama 2 orang tua angkatku. Mereka mengadopsiku sebelum mereka mempunyai anak. Jadi sekarang, aku mempunyai dongsaeng. Dia bernama oh hayoung. Kebetulan, orangtua angkatku bermarga yang sama denganku, jadi aku tidak perlu mengganti namaku.

Waktu kecil aku dibawa ke jepang dan aku baru kembali ke korea 2 tahun yang lalu. Aku sangat senang kembali ke korea, entah kenapa.

Aku sangat menyukai hujan sejak aku masih di panti asuhan  dengan sahabat-sahabatku. Ah, berbicara panti asuhan.. bagaimana kabarnya soojung jinri dan sohyun ya?

Aku bersekolah di seoul art performance high school.

@sekolah

“sehun-ah… kau tahu wanita ini?” tanya luhan sambil menunjukkan sebuah foto. Aku hanya melihat sebuah secarik foto. Dia seorang yeoja, berambut panjang dan rambut sedikit ikal. Wajahnya sangat familiar. Aku pernah mengenalnya.

“kau mendapatkannya darimana luhan?” tanyaku pada luhan

“tadi… saat aku di halte bus.. sepertinya pemiliknya menjatuhkannya..dan ia juga menjatuhkan dompetnya”

“oh…sepertinya aku mengenalnya..tapi…tunggu…berikan itu padaku,bisa?” tanyaku

“tentu…ini”

Sekarang aku dan luhan masuk kekelas bersama.

SEHUN POV END

AUTHOR POV

Krystal berangkat dengan menggunakan bus. Ia tidak bisa berangkat dengan supirnya karena anak supirnya sakit(peduli apa lo-_- wkwk). Dan ayahnya tidak bisa mengantar krystal ke sekolahnya, hanlim art high school yang jauh dari rumahnya. Sebenarnya, krystal tidak keberatan dengan itu, tetapi eommanya yang terlalu khawatir. Saat krystal terburu-buru turun dari bus, ia berlalu dan tak sengaja menjatuhkan dompetnya.

@sekolah

#ISTIRAHAT

“krystal, kau mau kekantin tidak?” tanya amber

“mmm..ne tunggu..” krystal pun mencari-cari dompetnya.

“omo….omo…!! amber-ah! Kemana dompetku?” ujar krystal paniks ambil menengok-tengok ke tempat lain. Amber yang melihatnya hanya bingung,karena ia tidak bisa melakukan apapun.

“asshh!! Molla! Amber..kau duluan saja,,, sepertinya aku tidak jajan hari ini… mianhae” ucap krystal sambil mengacak-acak rambutnya

“geurom,, aku ke kantin ya? Annyeong krystal”

—SKIP—

#PULANG SEKOLAH#

Aku pulang sendirian dengan jalan kaki karena dompetku hilang tadi pagi. Dan aku mungkin lewat halte sekedar untuk mecar dompetku, mungkin saja ketemu.

 

“sehun-ah… kau pulang naik apa?” tanya luhan

“aku  bawa mobil .. kau mau ikut?”

“anniyeo…aku mau ulangan susulan dulu”

“geurae…aku duluan ya ”

AUTHOR POV END

SEHUN POV

Saat aku memacu mobilku dengan normal,  tiba-tbia terbesit foto seorang yeoja yang tadi luhan tunjukkan. Katanya, orang tersebut menjatuhkannya di halte bus. Karena begitu penasarannya, aku menghampiri halte-halte bus yang dekat dengan lingkungan sekolah,bukan hanya sekolahku saja.

Aku berhenti di suatu halte bus dekat dengan Hanlim Art Performance High School. Disana biasanya banyak anak-anak yang pulang dengan bus. Aku melihat satu-persatu dari mereka yang melewati halte. Saat aku melihat sesosok(?) wanita dan saat aku menyocokannya dengan foto, kulihat mereka sama. Segera saja aku hampiri yeoja tersebut. Tak lupa aku membawa dompetnya dan didalamnya sudah kutaruh fotonya.

“chogi… apakah ini punyamu?” ucapku dengan yeoja tersebut. Yeoja itu langsung menoleh.

Entah kenapa saat ia membalikan wajahnya, aku sangat mengenali wajahnya. Mukanya seperti…..

“ne? Kau siapa?apa kau yang menemukan ini?” ucapnya sedikit terkejut

“ahah..ne…aku menemukannya tadi pagi..” mian aku berbohong.  Haha

“kalau begitu, kamsahamnida.. jeongmal kamsahamnida…oh iya namaku krystal,kau?”

Namanya krystal. Nama yang bagus. Dan mungkin perkiraanku salah. Dia bukan soojung.

“cheonma krystal-sshi.. annyeong haseyo, se..”

“hya sehun-ah! Sedang apa kau disana?”

Ucapanku tadi terputus karena ada seseorang memanggilku.

“oh!luhan! waeyo?”

“kalau begitu..aku pergi dulu..terimakasih sekali lagi untuk mengembalikan semua ini…annyeonghi geseyo!!” ucap krystal

“eh? Bahkan kau belum tau namaku..hmmm yasudah lah” pekikku dan aku langsung menghampiri luhan dan kami pulang bersama

SEHUN POV END

KRYSTAL POV

Wajahnya familiar.. neon nugunya? Hm… sungguh aku seperti melihat mukanya. Ah molla,, yang penting, sekarang dompetku sudah kembali. Dan didalam terdapat fotoku. Eh? Apa jangan-jangan ia melihat fotoku? Ah… aku maluuu! Ngomong-ngomong, aku belum tahu siapa namanya..

“aku pulang..eommaaa” ucapku sambil berteriak senang

“ada apa krys?” ucap eomma

“eomma…tadi pagi dompetku hilang,dan aku sangat senang sekali barusan ada yang mengembalikan dompetku di halte bus tempat aku kehilangan dompetku…aku senang eomma…” jelasku

“wah!! Baik sekali dia…kau tahu namanya chagi?”tanya eomma

“anniyeo eomma…saat kami ingin berkenalan,tiba tiba ia dipanggil temannya dan aku memutuskan untuk cepat-cepat kembali kerumah karena ingin memberitahu semua ini ke eomma hahaha” balasku

“kau ini..sudah ganti pakaianmu dulu,..eomma sudah membuatkan pancake”

“jinjjayo eomma??!! Kyaa eomma saranghae!” ucapku sambil memeluk eomma dan kemudian berlari ke kamarku yang berada di lantai atas.

Segera ku baringkan badanku untuk sejenak dan segera ganti baju untuk makan malam dengan eomma.

SKIP

#BESOK PAGI#

@SEKOLAH

“ammbeer” panggilku pada amber dengan suara lantang

“hya masih pagi.. wae geurae?” tanyanya

“dompetku ketemuuu!!”

“wah! Chukkaee-_- siapa yang menemukannya?atau kau yang menemukannya?” tanyanya

“anniyeo..,aku diberi oleh seorang namja, yang katanya ia yang menemukan dompetku di halte bus dekat sekolah kita.sepertinya ia anak sekolah lain..aku yakin ittu”

“lalu bagaimana ia bisa tahu bahwa kau yang memiliki dompet itu?”

“itu juga aku tak tahu… yang penting sekarang dompetku kembali kyaa dahaengiya”

SKIP

#PULANG SEKOLAH#

KRYSTAL POV END

AUTHOR POV

Krystal kali ini pulang dengan bus lagi karena supirnya masih izin. Ia telat menunggu bus,jadi ia menunggu busnya sendirian dan sudah tidak ada teman satu sekolahnya. Ia mulai panik karena hari mulai petang dan sedikit hujan. Akhirnya, ia memutuskan untuk pulang berjalan kaki saja, walaupun rumahnya jauh dari sekolah.

Disisi lain sehun yang baru pulang latihan sepak bola pun tak sengaja melewati sekolahan krystal. Dan saat itu sudah turun hujan yang deras.

“kok sepi? Ah.. sudah jam segini rupanya..” ucap sehun sambil melihat jam tangannya

“aish..kenapa aku mendadak mencari yeoja kemarin ya?aish..michyeo!” sambungnya lagi sambil mengacak-acak rambutnya

“chakkan… itu?itu yeoja kemarin bukan? Ah krystal! Dia krystal bukan?”

Sehun segera mengklakson krystal yang terus berjalan melawan hujan. Dengan nekat,sehun langsung turun dari mobil dan menghampiri krystal

“hya..kau krystal bukan?” tanya sehun. Krystal hanya mengangguk. Ia tidak sanggup berkata-kata karena ia kedinginan. Kebetulan sehun membawa jaket. Dan ia langsung memberikan jaketnya pada krystal.

“ini…pakailah..” ucap sehun sambil mengulurkan jaketnya pada krystal

“go..gomawo” ucap krystal

“lebih baik sekarang kau ikut denganku..kuantar kau pulang”ajak sehun

“a..a..anniyeo.. a..aku bisa pulang sendiri..hanya menunggu hujannya reda…aku tidak mau merepotkanmu” terang krystal

“aish..kau ini…ini deras sekali..mana mungkin cepat reda.. sudah cepat masuk ke mobilku..aku akan mengantarmu”ujar sehun. Akhirnya krystal menuruti kata sehun dan krystal dituntun oleh sehun karena badannya sangat lemas.

Sehun juga masuk kedalam mobil dan mulai menerobos hujan dengan mobilnya. Didalam mobil, krystal hanya memeluk kedua lengannya tandanya ia kedinginan.

“kau masih kedinginan?” tanya sehun

“ne.. mian aku merepotkanmu” pekik krystal

“kau ini sudah biarkan dulu.. jalanan tadi sangat sepi, kau sendirian, jika terjadi apa-apa denganmu bagaimana?” balas sehun

“mianhae ini salahku yang pulang terlambat tadi..”

“sudahlah sekarang beritahu aku dimana rumahmu”

“di komplek ******” balas krystal

“baiklah kita searah…”

Perjalanan masih sedikit jauh. Krystal pun tertidur sambil mengeratkan jaket sehun yang sudah basah terkena air hujan tadi. Sehun hanya melihat krystal sekilas.

“kasihan sekali dia…ckck”

Setelah beberapa menit,sehun tidak tega membangunkan krystal untuk menanyakan sebelah mana rumahnya. Tapi ia harus melakukan itu.

“krystal-sshi..krystal-sshi” ucap sehun lembut sambil mengguncang pundak krystal

Krystal pun  terbangun

“ah mianhae…mian aku tertidur”

“tak apa.. rumahmu yang mana?”

“itu yang ada tamannya”

Sehun langsung memarkirkan mobilnya didepan rumah krystal. Diluar masih sangat hujan, jadi sehun membiarkan jaketnya di pakai krystal.

“ah..gomawo..siapa namamu?”

“ohya..sehun..sehun namaku”

‘OMO?SEHUN? ah mungkin namanya sama..’ batin krystal

“ne,,gomawo sehun-ah…aku berhutang padamu..aku berjanji akan membayarnya suatu saat nanti..” ucap krystal.

“haha kau ini..sudah masuk sana.. nanti kau sakit.. kalau begitu aku pamit ya!”

“ne..gomawo..hati –hati sehun”

Sehun memacu kencang mobilnya.

AUTHOR POV END

KRYSTAL POV

“eomma”

“krystaaall! Kau dari mana saja eoh?eomma khawatir sekali”

“mianhae eomma,tadi aku tertinggal bus…”

“huh…syukurlah kau sudah dirumah.. kau tidak apa-apa?”

“gwaenchannayo eomma…tadi aku ditolong oleh orang yang mengembalikan dompetku kemarin…kebetulan ia lewat dan ia memberiku jaket ini” terangku.

“syukurlah..ia baik sekali nak… sekarang, kau mandi sana… eomma sudah siapkan air hangat untukmu”

“ne eomma gomawo”

SKIP

Aku membaringkan tubuhku diatas kasur. Setelah kupikir-pikir,sehun itu baik. Sangat baik ya.. dalam kategori(?) orang yang baru kenal,apalagi gara-gara mengembalikan dompet saja,sudah sebaik itu..hmm…gomawoyo. aku pun terlelap.

SKIP

#sarapan#

“krystal…eomma dan appa besok ada acara keluar kota,,, kau ikut atau dirumah sayang?” ucap eomma

“ada apa eomma? Mendadak sekali..aku sepertinya dirumah saja eomma…aku tidak papa kok”

“ohiya, hari ini supir tidak bisa menjemputmu lagi… tapi pagi ini appa bisa mengantarmu jika kau mau” jelas appa

“oh..tak apa appa(?).. aku bisa sendiri kok… yasudah aku mau diantar appa..hehe”

“yasudah sini makan dulu” ajak eomma

“oh iya eomma…nanti aku pulang sedikit telat karena aku ingin ke acara ulang tahun temanku dulu” jelasku

“yasudah..jangan lama-lama ya krys”

“ne eomma”

KRYSTAL POV END

AUTHOR POV

“oppa…kau tidak sarapan?” ucap hayoung

“ash,,,bocah ini..ketuk pintu dulu”

TOK TOK

“Sudah kan…eomma menyuruhmu turun oppa..kajja” ucap hayoung

“kau turun saja duluan…aku belum siap siap!”

“baiklah”

 

SKIP

#pulang sekolah#

‘apakah aku akan bertemu krystal lagi? Ah, lewati saja sekolahannya lagi ahah’ batin sehun

Saat sehun lewat sekolahan krystal, sekolah dan halte sudah sepi dan tidak ada satupun murid berkeliaran(?).

“ah..aku telat kesini..sudah sepi..” ujar sehun kecewa

“sudahlah aku pulang saja” tutur sehun

DRT DRT

Ponsel sehun bergetar karena ada panggilan masuk.sehun pun segera mengangkatnya.

“annyeong luhan-ah.. waeyo?”

“sehun-ah…kerumahku,jebal..aku sedang kesusahan nih”

“ash..bantu apa?”

“oh iya belikan dulu aku makanan ya terserah kau mau beli dimana…nanti akan ku ceritakan..”

“cih…kau menyuruhku?” ucap sehun

“ehhe..aku minta tolong.dirumahku sepi tidak ada orang, maka temanilah aku…oke? jangan lupa pesananku ya”

“aisshh!! Arrasseo arrasseo!” ucap sehun yang kemudian langsung menutup telfonnya

“dasar…menyusahkan saja..” gerutu sehun

Sehun pun membelikan makanan di suatu kafeteria.

“bisa pesan makanan ini?” ujar sehun sambil menunjuk makanan

“tentu…berapa yang akan anda pesan?”

“dua saja” (duaaa….*abaikan*)

Tiba-tiba ada dua orang masuk sebuah kafe tersebut.

“ahjussi..kami pesan makanan seperti biasa 2 yaa”

Sehun dan kedua orang tersebut saling menoleh

“kau???sehun bukan?” ucap salah satu orang itu

“dan kauu……”

 

TBC